Postingan

Menampilkan postingan dari 2018

Cerpen : Antara SD dan SMPku #Cerpen2

Di Antara SD SMPku Mey Saras Amita Putri : november 2016 Aku termasuk anak kecil yang penuh dengan mimpi. Salah satunya, bisa sekolah di sekolah yang canggih, tertib, dan juara di   jenjang sekolah menengah pertama. Namun, semua cerita berbeda semenjak pakdeku bilang sesuatu padaku. Masa ujian dan segala prosedur kelulusan yang sangat meributkan sudah aku lewati. Lulus dengan nilai memuaskan dan masuk tiga besar paralel adalah hal membanggakan untukku. Aku yakin akan mudah bagiku untuk bisa masuk di sekolah impian yang aku harapkan. Libur panjang kali ini sangat berbeda untukku, ini liburan   berkualitasku dengan keluarga. Namun ayahku tak serta, ia pergi ke pulau sebrang semenjak aku kecil. Ia pulang hanya sekali dalam setahun. Aku berlibur dengan ibu ke Ibu Kota. Hanya berdua dengannya. Sampai akhirnya bertemu pakdeku di Tegal dan Ia menemani liburanku dengan Ibu. Satu minggu lebih kita berlibur disana. Dan setelah saatnya pulang, pakdeku tak membiarkanku p...

Cerpen : Bencana Kuadrad #Cerpen1

Bencana Kuadrad @meysarasP-multimedia-2015 Si gunung itu membuat bencana dan membuat aku merasakan susah payah bertahan hidup. Terjawab sudah keherananku, setelah aku ditangkap dan disekap, ternyata dialah, teman dari bapak tua itu. Atau bisa disebut perantara untuk memperoleh kekayaan, penuh waspada aku kabur dan menceritakan semua pada ayah. AKU adalah putri sulung dari tiga bersaudara. Hari-hariku monoton, dan biasa saja ,tanpa ada yang special. Aku tinggal bersama ibu, ayah, dan adik-adikku.  Adikku dua perempuan semua. Jeslin sekolah menengah pertama kelas satu, dia paling pinter hemat, setiap satu bulan sekali pasti ada aja barang baru yang bisa dipamerin ke aku. Terus yang terahir namanya Jelita baru umur 8 bulan, lucu ,dan ketawanya itu bikin greget siapa saja yang melihatnya. Ibuku adalah manusia terlembut di dunia, yang di takdirkan merawatku. Ayahku merupakan jendral kebesaran bagi keluarga kecil ini, bijaksana, berwibawa, dan terselip sifat penyayang diba...